Pasaran periferal gaming kedatangan pendatang baru yang langsung mencuri perhatian para gamer Tanah Air. Hator, jenama asal Ukraina, merangsek masuk ke pasar Eropa dan menawarkan spesifikasi kelas atas tanpa membuat kantong bolong. Lewat ulasan review Hator Quasar 3 Ultima ini, kita akan bedah apakah periferal ini beneran sakti di medan pertempuran virtual.
Banyak gamer lokal mungkin masih asing dengan nama Hator jika dibandingkan raksasa sekelas Logitech atau Razer. Padahal, jenama tersebut sudah menorehkan sukses besar di negara asalnya sebelum akhirnya memutuskan ekspansi global.
Strategi yang diambil tergolong berani mengingat ketatnya persaingan di industri perangkat keras komputer. Mereka langsung menggebrak dengan dua varian sekaligus, yakni Quasar 3 standar dan versi 3S yang lebih ringkas.
Menariknya, banderol harga yang dipatok berada di kisaran bawah seratus euro namun dibekali jeroan kelas atas. "Produk ini benar-benar mendefinisikan ulang standar nilai terbaik di kelasnya," ungkap salah satu pengamat industri hardware.
Desain Ringkas Serta Ergonomi Nyaman
Hadirnya review Hator Quasar 3 Ultima tentu mengundang rasa penasaran terkait bentuk fisiknya yang minimalis. Versi standar hadir dengan bodi sedikit lebih mantap untuk genggaman telapak tangan penuh.
Sementara itu, varian 3S memangkas bobotnya secara drastis hingga mencapai angka empat puluh enam gram saja. Desain bodinya mengusung gaya bersih tanpa lampu RGB berlebihan demi mengejar efisiensi.
Meskipun terasa sangat ringan saat diangkat, konstruksi cangkangnya tetap kokoh dan tidak mudah melenting. Pemilihan material plastik berkualitas membuat perangkat ini siap diajak ngebut berjam-jam.
Paket penjualan yang disertakan juga tergolong sangat royal bagi para pembeli pertama. Terdapat berbagai jenis patins tambahan, stiker kustomisasi, hingga tas pelindung khusus.
Performa Gahar dan Penggunaan Nyata
Urusan jeroan, performa mouse gaming ini sama sekali tidak bisa dipandang sebelah mata oleh kompetitor. Senjata utamanya mengandalkan sensor PixArt PAW3950 yang mampu mendeteksi gerakan hingga tigapuluh ribu titik per inci.
Kehadiran fitur polling rate delapan ribu Hertz dalam mode nirkabel menghilangkan segala bentuk jeda input. Kursor di layar terasa sangat mulus tanpa ada gejala lompat-lompat aneh.
Pengujian intensif pada judul game tembak-menembak kompetitif membuktikan kestabilan sensornya yang luar biasa. Tidak ditemukan kendala berarti meski digerakkan secara mendadak dengan kecepatan tinggi.
Dukungan tombol optik di bagian klik utama menjanjikan ketahanan hingga seratus juta kali penekanan. Respon klik terasa sangat taktil dan memuaskan di setiap eksekusi.
Daya Tahan Baterai dan Perangkat Lunak
Kapasitas baterai tiga ratus miliampere jam yang ditanamkan sanggup bertahan hingga seratus jam pemakaian normal. Pengguna tidak perlu sering-sering repot mencari colokan kabel di tengah sesi bermain.
Sistem nirkabel menggunakan dongle frekuensi dua koma empat gigahertz bekerja tanpa cela sepanjang hari. Koneksi tergolong stabil dan minim gangguan interferensi sinyal sekitar.
Satu-satunya sektor yang sedikit tertinggal terletak pada aplikasi pengendali bawaan komputer. Antarmuka perangkat lunak pengaturnya terkesan kurang modis dan agak kaku dibanding merek mapan.
Kendati tampil sederhana, fungsi esensial seperti pengaturan sensor dan makro tombol berjalan tanpa kendala berarti. Kelebihan masif pada sektor harga membuat kekurangan kecil tersebut mudah dimaafkan.