Dunia perfilman dan game sempat dihebohkan dengan kabar proyek adaptasi lawas yang nyaris terwujud. Jauh sebelum serial HBO sukses besar, sutradara kondang Sam Raimi hampir memimpin penggarapan film adaptasi game legendaris Naughty Dog. Melalui review The Last of Us Movie ini, kita akan mengulas kembali rekam jejak proyek yang akhirnya mangkrak tersebut.

Kabar mengenai proyek film ini pertama kali mencuat ke permukaan publik pada ajang San Diego Comic-Con tahun 2014 silam. Saat itu, Sony bahkan memamerkan poster eksklusif yang memperlihatkan sosok Ellie versi sedikit lebih dewasa.

Banyak penggemar yang merasa penasaran bagaimana bentuk adaptasi layar lebar tersebut jika benar-benar dirampungkan. Terlebih lagi, nama besar Sam Raimi di kursi produser menjanjikan nuansa horor dan drama yang kuat.

Artikel ini akan membedah secara mendalam berbagai fakta menarik, alasan pembatalan, hingga potensi yang sempat disiapkan oleh para kreator aslinya.

Nama Produk The Last of Us Movie (Cancelled Project)
Rilis 2014-07-25
Provider Sony Pictures / Naughty Dog
Platform

Kelebihan

  • Melibatkan sutradara berpengalaman di genre horor dan aksi seperti Sam Raimi
  • Naskah awal ditulis langsung oleh kreator aslinya yaitu Neil Druckmann
  • Sempat melirik jajaran aktor berbakat seperti Maisie Williams untuk peran Ellie

Kekurangan

  • Terbentur perbedaan visi kreatif terkait skala set piece yang dianggap terlalu besar
  • Masuk ke fase development hell hingga hak cipta akhirnya kedaluwarsa pada 2019
  • Gagal menemukan keseimbangan naratif yang pas untuk format layar lebar

Fakta dan Rencana Produksi Review The Last Of Us Movie

Ulasan pembatalan film The Last of Us oleh sutradara terkenal.
Review The Last of Us Movie, proyek film batal Sam Raimi dengan poster ikonik.

Rencana penggarapan film layar lebar ini sebenarnya memiliki fondasi yang cukup menjanjikan di atas kertas. Sam Raimi saat itu sempat mengungkapkan kepada para penonton bahwa proyek ini akan menjadi sebuah perjalanan karakter dan kisah cinta yang hebat, serta dibalut nuansa horor yang pekat.

Selain itu, pemilihan pemeran juga menjadi sorotan utama dalam review The Last of Us Movie versi batal ini. Diketahui bahwa pihak produksi sempat melakukan pertemuan dengan bintang Game of Thrones, Maisie Williams, untuk memerankan karakter Ellie yang ikonik.

Proses pengembangannya bahkan sudah sampai pada tahap pembacaan naskah atau table reads. Menariknya, Kaitlyn Dever yang kini memerankan karakter Abby dalam serial TV versi HBO, dulunya sempat ikut membaca naskah untuk peran Ellie.

Keterlibatan Neil Druckmann selaku pencipta game asli sebagai penulis naskah juga sempat memberikan harapan besar bagi para penggemar fanatik. "Saya pikir ini akan menjadi perjalanan karakter yang luar biasa," ujar Sam Raimi mengenang proyek ambisius tersebut bertahun-tahun lalu.

Alasan Pembatalan Proyek Review The Last Of Us Movie

Setiap karya tentu memiliki jalan takdirnya masing-masing, begitu pula dengan proyek ambisius yang gagal ini. Kendala utama yang menghentikan langkah produksi adalah perbedaan pandangan kreatif mengenai bagaimana sebuah cerita game harus diterjemahkan ke medium film.

Neil Druckmann secara blak-blakan pernah menceritakan alasan kegagalan tersebut dalam sebuah sesi siniar. Tekanan dari berbagai pihak saat itu menuntut agar set piece dan skala konflik dibuat jauh lebih besar demi memikat penonton bioskop awam.

Format narasi bombastis ala Hollywood ternyata tidak sejalan dengan jiwa asli cerita petualangan Joel dan Ellie. Pendekatan skala besar tersebut dinilai merusak keintiman emosional yang justru menjadi inti kekuatan dari narasi aslinya.

Kegagalan mempertahankan esensi cerita membuat proyek ini perlahan masuk ke lubang pengembangan tanpa ujung hingga hak ciptanya kedaluwarsa pada tahun 2019. Meskipun versi film layarnya gagal total, waralaba ini pada akhirnya berhasil bangkit dan mendulang kesuksesan masif lewat format serial televisi.